Membuka Dan Memulai Bisnis Garmen Dari Usia Muda

Membuka Dan Memulai Bisnis Garmen Dari Usia Muda – Usaha dan Bekerja tentunya menjadi salah satu yang dilakukan oleh setiap orang didunia ini. Hal itu juga menjadi salah satu hal yang dilakukan oleh Satrio Putra yang sering dipanggil dengan nama Dwiky.

Pada awal awalnya Dwiky mempunyai semangat dan juga inisiatif untuk memulai usaha sejak dini setelah tamat sekolah. Hal itu pun dilakukannya disebabkan rasa iri dirinya terhadap temn temannya yang mempunyai kehidupan dan juga dapat mendapatkan kebutuhan baik dari segi materi dan juga semuanya dalam kegiatan belajar mengajar.

Membuka Dan Memulai Bisnis Garmen Dari Usia Muda

Membuka Dan Memulai Bisnis Garmen Dari Usia Muda

Semua itu pun kemudian membuatnya semakin bersemangat dan juga sangat giat untuk mencari cari semua peluang yang ada dari internet dan beliau juga mengikuti semua kegiatan yang dia lakukan dengan sangat telaten dalam mengikuti semua pengajaran dan juga sekolah kursus. Dwiky sendiri pada awalnya sangat tertarik pada dunia fesyen dengan menggeluti usaha bisnis garmen ini.

Dan jelas untuk usaha yang satu ini juga saat ini tergolong usaha yang menjanjikan dikarenakan semuanya dikerjakan dengan perorangan dan juga kelompok. Dan untuk awal awalnya dia memulai usaha ini sejak tahun 2011 dengan modal awal hanya sebesar 20juta rupiah.  Untuk modal awal ini juga dia dapatkan dari berbagai usaha dan kerja kerasnya seperti ketika mengikuti berbagai usaha jual beli handphone dan juga usaha jualan kue yang pernah dia lakukan semuanya.

Membuka Usaha 89 Garmen

Membuka Dan Memulai Bisnis Garmen Dari Usia Muda

Jelas usaha ini juga buka dengan kemampuan dan juga skill yang dimiliki mereka dengan autodidack ataupun belajar sendiri. Dengan kemauan kerasnya ini dia pun kemudian membuka usahanya dengan nama 89 Garmen yang pada awalnya mendapatkan kerjaan untuk tender pembuatan jenis pakaiaan seragam sekolah ataupun baju klub motor dan sebagainya.

Ikutin juga artikel selanjutnya mengenai https://www.hugoticciati.com/05/kisah-sukses-pedagang-siomay-akibat-tembus-taruhan-bola/

Hal itu pun tentunya dilakukan oleh Dwiky dengan senang hati dan juga dengan bantuan dari berbagai teman dan juga masyarakat setempat yang sebelumnya pernah bekerja untuk bidang ini. Sikap dwiky yang mau belajar dan juga berbagai hal inilah yang kemudian membuatnya dapat bersaing dan juga ikut tender dengan perusahaan besar lainnya.

Untuk harga dasar jahitannya juga cukup murah diantaranya adalah kaos Rp 30-45 ribu per pcs, baju perusahaan Rp 15 -25 ribu, jaket dengan harga 75-150 ribu rupiah serta baju kemeja perusahaan dengan harga grosir seperti Rp 20 – 40 ribu rupiah per pcsnya. Hal itu pun juga mengikuti berbagai tingkat kesulitan dalam hal jahitan, bahjan dan tentunya mengikuti permintaan dari konsumen.

Untuk usahanya satu ini juga terbilang sukses dan bertahan sampai saat sekarang dikarenakan keteguhan dan juga semangat yang tak kenal putus asa.  Dia juga konsisten dalam mengikuti dan juga tidak lupa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Adapun tips yang dipegang oleh Dwiky ini adalah selalu pantang menyerah dan belajar dari pengalaman dan kesalahan sebelumnya untuk memperoleh hasil yang lebih baik lagi.